Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On GooglePlusVisit Us On PinterestVisit Us On YoutubeVisit Us On LinkedinCheck Our Feed

Butuh Bantuan ?

021-5684113 Hours : 8 am - 5 pm / Mon - Fri
  • Home
  • /
  • Articles
  • /
  • tips
  • /
  • 5 Hal Dasar yang Penting untuk Diketahui dari Jaringan Komputer (Networking)

5 Hal Dasar yang Penting untuk Diketahui dari Jaringan Komputer (Networking)

Gamma | 5th April 2017

5 Hal Dasar yang Penting untuk Diketahui dari Jaringan Komputer

IT Konsultan Jakarta kali ini membahas jaringan komputer, memang terlihat bahwa yang sering dianggap sebagai dasarnya adalah topologi jaringan itu sendiri.  topologi jaringan menggambarkan bagaimana sebuah jaringan tersusun dan memperlihatkan aliran lalulintas data yang terjadi dari sebuah jaringan komputer.

Namun tanpa mengesampingkan peran topologi, ternyata masih ada unsur yang terbilang lebih mendasar dari sebuah jaringan. Kelima dasar ini bisa dibilang jauh lebih mendasar ketimbang sebuah topologi. Mengapa demikian? karena tanpa adanya 5 hal ini, tidak mungkin sebuah komputer bisa saling terhubung satu sama lain.

Berikut adalah 5 hal dasar dan sangat penting dalam membangun sebuah jaringan komputer :

1. Interfaces Jaringan 

Setiap device yang akan terhubung ke dalam sebuah jaringan haruslah memiliki interfaces. Dalam komputer terdapat NIC (network interface card) sebagai interface yang digunakan untuk saling terhubung dengan jaringan. Selain komputer perangkat lain juga memakai NIC agar bisa terhubung ke sebuah jaringan, seperti halnya HUB, Switch, Router, dan Lain-lain.  Beberapa hal yang wajib diperhatikan dalam memilih NIC yaitu:

  • Jenis slot
  • Kecepatan tertinggi sebuah NIC adalah 1000 Megabit per detik
  • Kompatibilitas

Gambar : NIC (Network Interfaces Card)

2. Media Transmisi 

Media transmisi adalah sebuah alat yang menjadi penghubung antara komputer satu dengan komputer lain atau komputer dengan perangkat jaringan lain (hub, switch, router, dll) dalam sebuah jaringan komputer.Saat ini ada 2 media transmisi yang biasa digunakan, yaitu kabel dan nirkabel (wireless).

Beberapa jenis kabel yang sering digunakan untuk membentuk sebuah jaringan diantaranya adalah :

A. UTP (Unshielded Twisted Pair)

Kabel UTP terdiri dari empat pasang inti kabel yang saling berbelit yang masing-masing pasang memiliki kode warna berbeda. Kabel UTP tidak memiliki pelindung dari interferensi elektromagnetik, namun jenis kabel ini banyak digunakan karena harga yang relatif murah dan fungsinya yang memang sudah sesuai dengan standar yang diharapkan .

 Gambar : Kabel UTP

B. STP (Shielded Twisted Pair)

Shielded Twisted Pair adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel,Kabel STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi EMI.

– Kelemahan kabel STP :

Kabel STP mempunyai beberapa kelemahan Attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi. Pada frekuensi tinggi, keseimbangan menurun sehingga tidak dapat mengkompensasi timbulny,Harganya cukup mahal.

– Kelebihan Kabel STP :

Pada kabel STP, didalamnya terdapat satu lapisan pelindung kabel internal sehingga melindungi data yang ditransmisikan dari interferensi/gangguan STP (Shielded Twisted Pair), selain dililitkan, juga punya proteksi terhadap induksi atau interferensi sinyal dari luar kabel berupa lapisan kertas alumunium foil, sebelum jaket pembungkus luar.

Gambar :  Kabel STP

C. Coaxial

Kabel coaxial adalah jenis kabel yang memiliki dua buah penghantar konduktor berupa kabel solid terbuat dari tembaga sebagai inti, kemudian dilapisi sekat isolator dan dililit kembali oleh penghantar berupa kabel serabut yang terbuat dari tembaga atau alumunium sebagai penghantar bagian luar.

Kabel coaxial atau kabel koaksial terbungkus oleh isolator elastis yang terbuat dari plastik tahan air. Fungsi kabel coaxial adalah untuk mentransmisikan frekuensi tinggi mulai dari 300 kHz keatas, dan penggunaan kabel ini mempunyai kanal frekuensi yang sangat besar.

Gambar : Kabel Coaxial

D. Fiber Optik.

Fiber optic adalah media transmisi yang terbuat dari serat kaca dan plastik yang menggunakan bias cahaya dalam mentransmisikan data. Sumber cahaya yang digunakan adalah laser karena mempunyai spectrum yang sangat sempit.

 

3. Network Operating System (NOS)

Network Operating System juga memiliki peranan yang sangat penting. NOS ini dikembangakan dan dipakai untuk menunjang kinerja dari jaringan komputer. termasuk juga sebagai pendukung system keamanan, sharing, dan juga client server. Beberapa sistem operasi yang biasa digunakan untuk jaringan adalah Linux (biasa digunakan untuk server), MikroTik RouterOS (sistem operasi ini dikhususkan untuk router) windows server (2003, 2008, 2012), dan Windows Client (XP, Vista, 7, 8, 8.1)

 

4. Network Device (Perangkat pendukung jaringan)

Network device adalah peralatan yang digunankan dalam networking sebagai penunjang system jaringan. Contoh network divice adalah switch, Hub, repeater, router dan modem.

 

5. Network protocol 

Network protocol adalah aturan-aturan yang diberlakukan tentang bagaimana setiap komponen dalam sebuah jaringan komputer harus berkomunikasi. Secara dasar protocol dibedakan atas communication protocol, transport protocol dan application protocol.

  • communication protocol adalah Internet Protocol atau IP, IPX, Netbeui.
  • transport protocol adalah TCP dan UDP.
  • Applications protocol adalah FTP, HTTP, HTTPS dan sebagainya.

 

hal hal ini dasar terbentuknya sebuah jaringan komputer yang memungkinkan dua komputer atau lebih saling berkomunkasi, berbagi informasi satu sama lain. Tanpa adanya kelima hal ini, maka tidak akan ada juga yang namanya internet, facebook, twitter,  dan lain sebagainya. Semoga bermanfaat, sekian penjelasan dari IT Konsultan Jakarta terima kasih.