Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On GooglePlusVisit Us On PinterestVisit Us On YoutubeVisit Us On LinkedinCheck Our Feed

Butuh Bantuan ?

021-5684113 Hours : 8 am - 5 pm / Mon - Fri
  • Home
  • /
  • tips
  • /
  • Backup File History Pada Windows 8

Backup File History Pada Windows 8

Gamma | 17th October 2017

Hallo , Kali ini IT Konsultan Jakarta ingin membahas tentang “Backup File History Pada Windows 8” , mau tau gimana caranya , yuk simak berikut ini

Bagaimana melakukan backup file history pada Windows 8 untuk mengamankan data dan previous version data.

 

File History

Windows 8 menyediakan fitur File History atau dalam fitur Windows server 2003 ke atas ada fitur Volume Shadow Copy. Pada jaringan komputer peer-to-peer di rumah atau di kantoran kecil fitur ini sangat membantu dalam operasional manajemen data informasi anda.

 

Untuk Apa Fungsinya

Windows 8 memang bukan saja indah dengan interface fitur2 nya yang banyak dan modern, akan tetapi mempunyai banyak variasi perbaikan desktop yang keren. Dan salah satunya adalah “File History” yang merupakan fitur bawaan dari Windows 8 dan mirip dengan fitur yang ada pada Macintosh “Time Machine” yang sangat disenangi oleh pemilik Mac.

“File history” atau “Time Machine” versi Windows 8 ini bila diaktifkan maka Windows akan secara automatis melakukan backup file-file anda kedalam external disk atau network-drive. Memang fitur ini tidak diaktifkan secara default, jadi anda harus mengaktifkannya untuk bisa memanfaatkannya untuk melindungi data bisnis anda. Dengan begitu anda akan bisa mengembalikan versi sebelumnya dari file yang tertimpa atau terhapus.

 

Apa Saja Yang Diperlukan ?

File History memerlukan suatu hard drive external yang bisa dilepas pasang (removable disk) atau share disk, karena anda tidak bisa menyimpannya pada drive yang sama dari system Windows 8 anda. Hal ini untuk memastikan bahwa jika disk drive Windows anda mati maka semua file backup anda masih bisa diselamatkan dan masih tersimpan disana.

File History pada windows 8 ini pada prinsipnya adalah menggantikan fitur backup windows 7. Fitus ini sebenarnya masih ada dan masih bisa digunakan akan tetapi Windows 7 backup tools ini dianggap sudah mulai using oleh Microsoft.

 

Bagaimana mengaktifkannya?

Pada control panel buka File History dengan jalan menekan tombol Windows, ketik “file history” pada screen Start, pilih category Setting dan klik File History yang tampil.

 

 

Hubungkan external drive pada komputer anda dan klik tombol Turn On untuk bisa mengaktifkan File History. Atau anda juga bisa meng-klik opsi “Select Drive” pada sidebar untuk memilih drive yang tepat dimana Windows nantinya akan menyimpan file-file versi sebelumnya. Dengan menggunakan screen Select Drive anda mempunyai opsi untuk mensetup File History menggunakan Network Share ketimbang disimpan pada hard disk yang terhubung langsung ke komputer anda.

 

Windows akan menyalin semua file yang ada pada library, contacts, dan favorites kepada lokasi tujuan backup ini.

 

 

Setelah meng-klik Turn On maka anda bisa memilih untuk “Recommend this drive to members of your homegroup”. Hal ini akan secara automatis di share ke seluruh komputer yang ada pada jaringan dalam Homegroups sehingga mereka semua bisa menggunakan Share backup drive ini sebagai tujuan File History.

 

Setelah anda mengaktifkannya, maka akan terlihat bahwa Windows melakukan backup data anda untuk pertama kalinya dan ini bisa memakan waktu yang lama tergantung seberapa besar file-file yang akan di backup.

 

 

Sederhana bukan? Dan Windows akan melakukan backup file-file anda setiap jam. Jika disk drive ini dilepas dari komputer anda atau share drive tidak bisa diakses selama beberapa periode waktu maka Windows akan membuat suatu Cache local dari file-file yang harus disimpan untuk kemudian disimpan ke drive jika sudah kembali terhubung.

 

Seberapa lama frekuensi backup ini dilakukan anda bisa sesuaikan, juga bisa setting seberapa besar Cache yang dibuat, dan juga setting lainnya pada Advanced settings.

 

 

Perlu diingat bahwa hanya file-file yang ada pada folder-folder tertentu saja yang akan dibackup yaitu library, desktop, contacts, dan juga favourite. Bagaimana untuk ngebakup folder lainnya? Masukkan saja kedalam salah satu folder di library.

 

Pada file explorer, pilih suatu library dan klik tombol Manage Library. Tambahkan folder kedalam library ini untuk semua folder yang perlu di backup.

 

 

Restore Suatu File

Bagaimana anda merestore yang hilang atau hanya akan mengembalikan file kepada versi sebelumnya? Semua mudah dikembalikan dengan fitur File History Windows 8 ini.

 

Ada beberapa cara melakukannya:

 

  • Buka Windows file explorer, pilih ke folder dimana file tersebut disimpan, kemudian klik tombol History untuk melihat suatu history dari file yang ada pada folder tersebut.

 

  • Buka suatu windows explorer, pilih suatu file, dan kemudian klik tombol History untuk melihat versi-versi sebelumnya dari file tersebut.

 

  • Klik link Restore personal file dalam control panel File History

 

 

 

Anda bisa menggunakan tanda panah di bawah Windows untuk beralih dari satu file ke file history backup lainnya yang dibackup pada suatu waktu tertentu dan pilih file yang anda maksudkan untuk di restore. Setelah file dipilih maka klik tombol hijau Restore disisi bawah untuk mengembalikan file tersebut ke lokasi aslinya.

 

 

Dan wuohh magig, file anda akan kembali ke tempat asalnya dan jika perlu menimpakan ke file yang ada maka Windows akan minta konfirmasi anda.